Langsung ke konten utama

Cerita Anak : Mengapa Utsman bin Affan Tertawa setelah Wudhu ?

Cerita : Utsman dan Wudhu yang Menyenangkan

Di sebuah kota, hiduplah Utsman bin Affan, sahabat Nabi Muhammad. Suatu hari, setelah meminta air untuk berwudhu, Utsman mencuci wajah, tangan, dan kakinya. Setelah selesai, ia tertawa gembira.

Melihat Utsman tertawa, sahabat-sahabatnya penasaran. Utsman pun bertanya, “Tidakkah kalian ingin tahu apa yang membuatku tertawa?”

Mereka menjawab, “Ya, apa yang membuatmu tertawa, wahai Utsman?”

Utsman menjelaskan, “Aku melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berwudhu seperti wudhuku tadi, kemudian beliau tertawa. Lalu beliau bersabda: ‘Tidakkah kalian bertanya kepadaku apa yang membuat aku tertawa?’ Maka para sahabat berkata: ‘Apa yang membuatmu tertawa wahai Rasulullah?’ 
Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: 
‘Sesungguhnya seorang hamba apabila dia meminta air wudhu lalu ia mencuci wajahnya, maka Allah akan gugurkan semua kesalahan yang dilakukan oleh wajahnya. 
Apabila ia mencuci dua tangannya sampai siku-siku, maka demikian pula.
Apabila ia mencuci dua kakinya, maka demikian pula.'” 
(HR. Ahmad dengan sanad yang jayyid, demikian pula Abu Ya’la, Al-Bazzar dengan sanad yang shahih)

"Apabila seorang hamba berwudhu lalu ia berkumur-kumur, maka keluarlah dosa-dosa dari mulutnya.
Apabila ia menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya, akan keluarlah dosa-dosanya dari hidungnya.
Apabila ia mencuci wajahnya, akan keluarlah dosa-dosa dari wajahnya.
Hingga dasa-dosa itu keluar dari kelopak matanya.
Apabila dia mencuci dua tangannya, keluarlah dosa-dosa dari dua tangannya tersebut, hingga dosa-dosa itu keluar dari bawah kuku-kuku tangannya tersebut.
Apabila ia mengusap kepala, maka keluarlah dari kepala itu dosa-dosanya, hingga ia keluar dari dua telinganya.
Apabila ia mencuci dua kakinya, keluarlah dosa-dosa dari dua kakinya, sehingga dosa-dosa itu keluar dari bawah kuku-kuku kakinya.
Kemudian perjalanannya dia ke masjid dan shalatnya juga menjadi tambahan untuk dia."

Sahabat-sahabatnya terkesan dan merasa senang. Mereka pun bersemangat berwudhu dengan penuh rasa syukur, menyadari bahwa berwudhu adalah cara untuk mendapatkan pengampunan dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan setiap langkah menuju masjid dan shalat, mereka merasakan betapa Allah selalu mencintai hamba-Nya yang bersih dan taat.

Sejak itu, setiap kali berwudhu, mereka melakukannya dengan senyuman, tahu bahwa setiap tetes air membawa pengampunan dan kebaikan.


Cerita Sahabat Nabi untuk Anak

Komentar

Postingan populer dari blog ini